Sorong, 3 Juli 2026 – Polresta Sorong Kota melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mama-mama Papua di Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Kota Sorong, sejak Rabu hingga Jumat, 1–3 Juli 2026.

Pengamanan dilakukan secara humanis, profesional, dan persuasif guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung dengan aman, tertib, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, Waka Polda Papua Barat Daya Brigjen Pol Semmy Ronny thabaa, S.E didampingi Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol. Amry Siahaan, S.I.K. M.H turun langsung menemui para peserta aksi di Kantor Gubernur Papua Barat Daya dan di depan ellin TL Maranatha.
Kehadiran Waka Polda dan Kapolresta merupakan bentuk komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekaligus memastikan setiap aspirasi dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kapolresta Sorong Kota menegaskan bahwa Polri menjamin hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan secara tertib dan sesuai aturan.
“Polri menjamin setiap warga negara dapat menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan yang berlaku. Personel kami, termasuk Polwan Polresta Sorong Kota, melaksanakan tugas dengan mengedepankan sikap humanis, profesional, dan persuasif agar keamanan, ketertiban, serta kenyamanan seluruh masyarakat tetap terjaga,” ujar Kapolresta.
Pada Jumat (3/7), massa aksi berpindah dari Kantor Gubernur menuju kawasan Perempatan Traffic Light Maranatha.
Untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan serta menjaga keselamatan pengguna jalan, personel Satlantas Polresta Sorong Kota melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus kendaraan menuju Jalan Walikota.

Pengalihan arus dilakukan secara situasional agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar tanpa mengurangi ruang bagi peserta aksi untuk menyampaikan aspirasinya.
Selama berlangsungnya aksi, personel Polresta Sorong Kota, termasuk para Polwan, tetap mengedepankan pendekatan dialogis dan persuasif.
Kehadiran personel di lapangan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat agar situasi tetap kondusif.
Kapolresta juga berharap seluruh personel, khususnya Polwan, terus mempertahankan profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
“Melalui sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, personel kami, termasuk Polwan Polresta Sorong Kota, berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polresta Sorong Kota,” tambahnya.
Berkat kerja sama antara aparat kepolisian, peserta aksi, dan seluruh pihak terkait, rangkaian pengamanan unjuk rasa yang berlangsung sejak 1 hingga 3 Juli 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta aktivitas masyarakat di Kota Sorong tetap terjaga.

